Aku dan eunhyuk tiba di kamar appa. Di dalam terdapat orang tua eunhyuk dan orang tuaku juga.
“anyoung haseyo !” ucapku dan eunhyuk sambil membungkuk di hadapan orangtua kami. Aku duduk di kursi kosong sebelah oemma dan eunhyuk duduk di kursi kosong di sebelah oemmanya.
“waah taerii, sekarang kau sudah tumbuh menjadi yeoja yang cantik ya” ucap oemma eunhyuk.
“kamsahamnida~” ucapku pelan sambil menundukkan kepalaku.
“ya sudah langsung saja ya, karena waktu yang sedikit dan appa masih punya tamu yang menunggu di luar. Eunhyuk… taerii… “ appa berhenti. Oemma memegang pundakku pelan lalu tersenyum miris kepadaku. Aku mulai merasakan atmosfer aneh melihat tingkah laku orangtuaku dan orangtua eunhyuk. Tiba-tiba saja, tanpa kuketahui sama sekali sebabnya, jantungku berdegup sangat cepat. Aku mengepalkan telapak tanganku yang mulai terasa mendingin.
“ne’.. ada apa appa ?” tanyaku lirih.
“minggu depan . . .” appa berhenti melanjutkan kalimatnya karena pandangan oemma kearah appa. Pandangan yang sama sekali tak dapat aku artikan.
“kami telah menjodohkan kalian dan pernikahan kalian akan dilaksanakan minggu depan !” kali ini appanya eunhyuk yang berbicara tegas. Aku merasakan seluruh tubuhku mendingin seketika. Nafasku terasa sangat sesak dan kepalaku terasa sangat sakit. Entah kenapa bulu kudukku tiba-tiba berdiri.
“bb…bbb….bbwae…bbbwaeyo ?” ucapku lemah sehingga sama sekali tidak mengeluarkan suara sedikitpun. Air mataku mulai membendung. Aku menghadap oemma yang menunduk karena menangis. Karena tidak dapat jawaban dari oemma, aku menghadap eunhyuk yang tatapannya terlihat sangat kosong karena terkejut.
“ttt.. tapi appa… aku tidak bisa !!” kataku akhirnya yang berhasil mengumpulkan tenagaku untuk mengeluarkan suaraku walaupun terdengar gemetar.
“maaf taerii, kau dan eunhyuk tidak bisa menolak. Semuanya sudah kami urus untuk minggu depan” ucap oemmanya eunhyuk.
“tapi oemma . . .” eunhyuk terlihat membela diri tapi appa memotong perkataannya.
“pokoknya tidak ada tapi-tapian. Pernikahan tetap akan dilaksanakan minggu depan. Titik !!” ucap appa tegas lalu melangkah keluar kamar yang diikuti oleh appanya eunhyuk. Oemma yang masih menangis di tuntun keluar oleh oemmanya eunhyuk. Sedangkan aku dan eunhyuk, masih tediam membatu di tempat kami masing-masing.
“eunhyukie, apa kau setuju dengan pernikahan ini ?”ucapku sambil mengelap air mataku dengan punggung tanganku.
“ya kita harus menuruti kemauan mereka. Aku akan berusaha agar bisa jatuh cinta lagi padamu” ucapnya tanpa menatapku.
“mworagoyo ?”
“memang akan sulit untukmu melupakan taemin, tapi aku akan membantumu melupakannya. Dan kau tenang saja, aku akan membantumu untuk menjelaskan semua ini pada taemin” ucapnya terdengar pasti.
“ini tidak akan menjadi semudah yang kau pikirkan !!” ucapku lalu berdiri untuk keluar. Tapi baru beberapa langkah, eunhyuk sudah menarik tanganku sehingga menahan langkahku.
“APA ?! KAU PIKIR AKU AKAN MENERIMA PERNIKAHAN INI DENGAN SEMUDAH ITU HAH ?!?” teriakku sambil menghempaskan tangan eunhyuk keras lalu berjalan cepat menuju pintu untuk keluar. Aku memegang kepalaku yang mulai terasa sakit lagi.
“aku harus menemui taemin sekarang juga !” batinku sambil terus berjalan dengan gontai masih dengan memegang kepalaku yang makin terasa sakit.
EUNHYUK’S POV
Sebenarnya aku sudah mengetahui tentang hal ini sejak beberapa hari yang lalu. Hari itu appanya taerii mengunjungi rumahku saat aku dan keluargaku masih di seoul. Lalu tidak sengaja, aku mendengar ucapan mereka untuk menjodohkanku dengan taerii. Jujur saja, aku sangat kaget mendengar tentang hal itu. Tapi itu tidak terlalu sulit untukku karena aku sudah putus dengan pacarku 5 bulan lalu. Tapi aku tahu itu akan sulit untuk taerii yang aku dengar dari onew hyung jika dia sudah setahun lebih belakangan ini menjalin hubungan dengan taemin. Walaupun aku belum tahu taemin. Tapi aku juga tahu, bahwa aku tahu jika aku tidak akan bisa membantah perintah orang tua kami ini.
Jadi yang aku lakukan semua tadi itu hanya acting ! ya acting untuk meyakinkan bahwa aku baru saja tahu tentang hal ini tadi. Aku juga tidak mengerti kenapa aku bersedia dengan mudah menerima perjodohan ini. Dulu waktu kami kecil, aku memang suka padanya. Aku juga sering menyatakan cintaku padanya tapi aku tidak tahu apa arti cinta waktu itu. Tapi aku merasa sangat bersalah pada taerii karena dia pasti akan sangat sulit untuk melepas kekasih yang paling disayanginya, lee taemin.
TAERII’S POV
Aku berjalan pelan mengelilingi rumahku yang memang masih sangat ramai untuk menemukan dimana taemin. Aku terus berjalan sambil mengeraskan rahangku dan memukul-mukul kepalaku pelan untuk menghilangkan rasa sakit dari kepalaku. Pandanganku menjadi agak kabur. Aku berhenti di depan pintu dan menyender di bingkainya sambil mengerjap-ngerjapkan mataku. Aku mengedarkan pandanganku mengelilingi halaman rumahku yang dipenuhi banyak orang.
“ah itu dia !” gumamku melihat taemin sedang berkumpul bersama minho dan jonghyun oppa sekitar 7 meter di depanku. Baru selangkah aku berjalan, lagi-lagi aku merasakan sesuatu berjalan menuju tengorokanku dan berusaha untuk menerobos keluar dari mulutku. Aku kembali melihat kearah taemin berada dan mendapati minho sedang menatapku. Aku berlari kembali ke dalam rumahku dan langsung naik ke kamarku lalu menguncinya. Aku berjalan gontai ke dalam kamar mandi yang berada di kamarku lalu langsung memuntahkan semua isi perutku dalam closet. Aku meraba dinding kamarku dan berjalan pelan menuju kasurku.
“aigoo.. kenapa ini datang di waktu yang tidak tepat ? baiklah besok saja aku katakan tentang hal ini pada taemin” ucapku dalam hati sambil berbaring di atas kasurku.
------------------
“kenapa appa tega melakukan perjodohan ini ? taerii tidak mungkin begitu mudah untuk melupakan taemin apalagi minggu depan dia sudah menikah dengan eunhyuk !!” aku terbangun mendengar suara ribut dari ruang tv rumahku. Aku mengintip dari atas untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.
“yaaa lee jinki !!! sejak kapan kau berani melawan appa hah ?” ucap appa yang suaranya tidak kalah keras dari onew oppa. Aku dapat mendengar suara tangisan oemma yang sedang duduk di sofa. Jika appa dan onew oppa sudah bertengkar, memang tidak ada yang bisa melerai keduanya.
“sejak appa memaksa adik kesayanganku untuk melepaskan miliknya yang paling berharga ! apa appa tahu ? taeminlah yang selama ini memberikan kekuatan kepada taerii untuk tetap hidup !”
“taemin ? oh lelaki miskin itu ? apa dia selama ini tahu bahwa taerii mengidap penyakit itu ? TIDAK !! jadi jangan berani kau bilang bahwa selama ini namja itu yang terus memberikan taerii semangat untuk hidup. Dia bertahan hidup karena ada uang ! uang yang terus membiayainya untuk menjalani pengobatan itu !!!!”
DEG !
Aku kaget mendengar semua perkataan appa barusan. Aku melangkah menuju tangga untuk turun kebawah dengan lemas sambil memegang pegangan tangga kencang. Onew oppa tidak membalas perkataan appa lagi. Tapi dapat aku lihat bahwa wajahnya sudah benar-benar marah sekarang. Aku berdiri sekitar 2 meter di belakang onew oppa. Appa menyadari keberadaanku, tetapi onew oppa tidak.
“ok. Tapi kenapa appa tidak menjodohkan aku seperti appa menjodohkan taerii dengan eunhyuk ?” aku menatap wajah appa dingin yang masih memandangku dengan tatapan kosong.
“omo ! sayang kau pasti muntah lagi ya ?” ucap oemma panic lalu memelukku yang masih tak bereaksi. Onew oppa baru menyadari keberadaanku lalu kaget melihat keadaanku yang mungkin terlihat sangat berantakan. Aku ingin sekali menangis tapi tidak bisa. Mungkin rasa marahku jauh lebih besar dibandingkan rasa sedihku.
“jadi appa menjodohkanku dengan eunhyuk hanya agar mempertahankanku untuk tetap hidup ? tapi sepertinya aku lebih senang jika terus bisa bersama taemin walaupun aku sakit-sakitan. Dia akan tetap bersedia menerimaku apa adanya walaupun setahun yang lalu dokter telah memvonisku untuk mati tahun ini !” ucapku lirih tapi terdengar sangat jelas.
“dongsaeng-ah kau jangan bicara seperti itu. Kau memang pasti akan mati tapi tidak untuk tahun ini, tahun depan, tahun depannya lagi ataupun tahun-tahun seterusnya” ucap onew oppa lembut memegang kedua pipiku sambil menatap kedua mataku. Matanya terlihat berair. Oemma masih terus menangis sambil memelukku dari samping.
“appa tidak peduli ! pokoknya kau tidak boleh berhubungan lagi dengannya. Jangan membawanya untuk menginjak rumah ini lagi kecuali aku yang menyuruhnya kesini !!! ARRASEO ?” ucap apa keras lalu berjalan kedalam kamarnya.
--------------------------------
Siang harinya aku sendirian di rumah. Appa pergi ke bandung untuk menemui rekan bisnisnya, oemma pergi ke rumah eunhyuk sedangkan onew oppa pergi ke rumah tunangannya. Aku melihat keadaan sekitar rumahku untuk memastikan aku benar-benar sendiri di rumah. Aku memencet keypad handphoneku cepat untuk mencari nomor handphone taemin.
“yoboseyo ?”
“yoboseyo jagiya~ bisakah kau datang ke rumahku sekarang ?” ucapku cepat.
“oh apa yang terjadi ? kenapa kau terdengar begitu terburu-buru ?” tanyanya dari seberang sana.
“aniyo~ aku sendirian di rumah jadi aku memintamu untuk menemaniku. Mau kan ?”
“oh arra. Ok aku akan tiba disana setengah jam lagi”
“ok sampai ketemu” ucapku mengakhiri pembicaraan kami di telepon. Aku sengaja mengajak taemin main karena aku kira ini waktu yang tepat untukku menceritakan tentang perjodohan itu. Mumpung appa sedang pergi jadi aku juga bisa leluasa mengajaknya kesini. Setengah jam kemudian bell rumahku bunyi dan aku kira itu taemin. Aku langsung membukakan pintu rumahku. Aku merasa tubuhku semakin melemas dan kakiku jadi tidak berfungsi dengan baik. Aku makin tidak bisa menjaga keseimbangan badanku sendiri. Dan mungkin taemin juga akan bingung melihatku memakai kacamata hari ini. Sama seperti kakiku yang semakin melemah, mataku juga makin tidak berfungsi sempurna bahkan dokter bilang aku hampir mengalami kebutaan.
“anyoung ! loh kok tumben kau pakai kacamata ?” tanyanya masih di depan pintu. Wajahnya terlihat bingung melihat penampilanku yang mungkin agak aneh. Aku hanya memakai kaos berleher lebar dan hot pants favoritku. Aku hanya tersenyum dan langsung menariknya masuk ke dalam rumahku.
“kkaja ! aku memintamu kesini untuk mengajariku bermain piano” ucapku masih menarik tangannya menuju ruang piano.
“uhmm bukannya kau sudah bisa kan jagi~ ?”
“eobso ! aku hanya bisa memainkan 2 lagu. Kau mau mengajariku memainkan lagu utada hikaru yang first love kan ?”
“oke jagiya~ !!!” ucapnya manja lalu merangkul pundakku.
Satu jam berlalu. Jari-jari tanganku mulai terasa sangat pegal setelah berkali-kali menekan tuts-tuts piano di depanku. Sekarang rasanya sangat sulit untuk menghafal not-not dari sebuah lagu dengan keadaan otakku yang semakin hari makin menjadi tidak berfungsi.
“aigoo.. jagi~ tanganku pegal” ucapku sambil mengibas-ngibaskan tanganku dan sedikit memutar-mutar leherku.
“mau aku pijit ?” tanyanya. Belum sempat aku menjawab, taemin sudah membalikkan badanku membelakanginya dan memijit-mijit pundakku pelan.
“hey kau tau ? sepertinya kau cocok untuk jadi seorang tukang pijit” candaku sambil tertawa kecil.
“ya. Tapi aku akan menjadi tukang pijit hanya untukmu jagi~” ucapnya pelan tepat di telingaku lalu memelukku dari belakang.
“gomawo” kataku masih membelakanginya. Taemin menyingkirkan rambut ikal panjangku yang menutupi punggungku lalu menciumnya pelan. Tapi tiba-tiba saja aku teringat akan perjodohanku dengan eunhyuk.
“aku harus memberitahunya sekarang juga” batinku. Tapi belum berkata apa-apa aku merasa mataku mulai mendung.
“taemin-ah !” ucapku pelan membalikkan badanku ke arahnya tapi tidak berani untuk menatap matanya.
“waegeudae’ ?” sekarang aku merasa air mataku mulai mengalir deras melewati rongga mataku. Taemin terlihat bingung dengan perubahan sikap yang terjadi begitu mendadak dari diriku.
“jagi~ kau kenapa ? kalau kau punya masalah, kau bisa menceritakan semuanya padaku” ucapnya sambil menangkupkan kedua tangannya di pipiku. Air mataku semakin mengalir deras.
“mianhe” bisikku di sela-sela tangisku.
“bwaeyo ?”
“ap. . .appa. . .” aku menatap matanya sekilas.
“appa menjodohkanku dengan eunhyuk” tangisku kembali pecah dan tak dapat aku kendalikan. Wajahnya terlihat menegang dan aku dapat melihat air matanya mulai membendung. Aku kira dia akan marah dan keluar meninggalkanku tapi perkiraanku salah. Taemin langsung memelukku erat, sangat erat sehingga dapat aku rasakan nafasnya sangat tidak beraturan.
“dan kau menerimanya ?” tanyanya masih memelukku.
“shireo ! aku tidak mau ! aku hanya mencintaimu dan aku bersedia memberikan segalanya untukmu !”
“nde’ ?” taemin melepas pelukannya. Wajahnya basah.
“bawa aku pergi dari rumah ini !” matanya terlihat membesar lalu dia menggeleng cepat.
“tidak. Cara seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah jagi~”
“lalu APA ?!” dia menunduk dan tidak menjawab.
“kita harus memecahkan masalah ini bersama. Gwenchana.. Aku akan selalu ada di sampingmu. Saranghaeyo” ucapnya lalu mencium bibirku dalam. Ciumannya kali ini sangat berbeda dengan ciumannya yang pertama dia berikan untukku beberapa waktu lalu. Kali ini ciumannya terasa lebih dalam dan kuat. Dia melumat bibir bawahku. Aku membalas ciumannya dan melumat bibir atasnya. Lalu lidahnya mulai bermain di dalam mulutku. Aku menggigit lidahnya pelan. Tapi lagi-lagi, aku merasakan isi perutku kembali ingin keluar. Aku berusaha sedikit menahannya dan melepaskan ciuman taemin.
“jakkaman !” ucapku mengatupkan gigiku dan hanya menggerakkan bibirku. Aku berdiri dan berjalan pelan menuju kamar mandi sambil menahan agar aku tidak memuntahkan isi perutku di depan taemin. Dia tetap tidak boleh tahu tentang penyakitku ini.
“eodiyo ?” tanyanya tapi aku mengabaikannya dan tetap berjalan pelan menuju kamar mandi.
TAEMIN’S POV
Yang ada di pikiranku sekarang hanyalah ingin membunuh manusia bernama eunhyuk itu. Memang bukan dia yang salah, tapi kenapa harus dengan eunhyuk ? pangeran kecil taerii. Jujur saja aku sangat tidak setuju dengan perjodohan yang di buat antara orangtua taerii & orangtua eunhyuk. Tapi bisa apa aku ? ya tidak ada yang bisa aku lakukan. Aku tidak mungkin bisa membantah kemauan orangtua taerii yang dikenal sangat keras terutama appanya. Yang hanya bisa aku lakukan sekarang mungkin hanya menenangkannya.
Ketika aku sedang memikirkan semuanya, taerii datang dari kamar mandi dengan wajah basah seperti sehabis mencuci mukanya. Lalu dia duduk kembali di sebelahku.
“jagi~ gwenchana ?” tanyaku.
“nde’ hanya sedikit pusing. Aku ingin istirahat. Tapi bisakah kau menemaniku dulu disini ?”
“yap tentu saja. Kkaja ! aku akan mengantarmu ke kamar”
Aku mengantar taerii ke kamarnya di lantai 2. Seingatku ini pertama kalinya aku masuk ke dalam kamarnya. Taerii langsung mengajakku duduk di sofa sebelah jendela dalam kamarnya.
“jagi~ apa kau sudah punya rencana untuk menyelamatkanku dari perjodohan ini ?” tanyanya sambil menyenderkan kepalanya di bahuku.
“belum. Jujur saja, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Mian” ucapku menggenggam tangannya.
“apa sebaiknya kau membawaku pergi saja ?” ujarnya lalu membaringkan diri dan meletakkan kepalanya di atas pahaku.
“hmm maksudmu ?” tanyaku tidak mengerti.
“kita kawin lari saja jagi~” ucapnya sambil menatap mataku dalam.
“tidak, aku tidak akan melakukan hal bodoh itu. Kalau kita melakukan hal itu, sama saja kita membawa diri kita ke dalam masalah yang lebih jauh lagi jagi~” kataku sambil mengelus ujung kepalanya lembut.
“jadi kita harus bagaimana ?” tanyanya. tangannya menarik kaosku pelan.
“sudah lebih baik kau tidur dulu. Biar aku yang memikirkannya”
“bisakah kau menyanyikan sebuah lagu untukku ?”
“lagu apa ?”
“on the night like this milik mocca”
“tapi kan ini bukan malam hari”
“lalu kenapa ? mereka membuat lagu itu bukan hanya untuk dinyanyikan pada malam hari kan ?”
“oke baiklah..”
On the night like this
There’s so many things I wanna tell you
On the night like this
There’s so many things I wanna show you
Cause when you’re around
I fell save and warm
Cause when you’re around
I can fall in love everyday..
And the kiss like this
There a thousand good reasons
I want to the stay…..
Beberapa menit kemudian taerii sudah benar-benar terlelap dalam tidurnya. Aku menggotongnya dan memindahkannya ke atas kasurnya. Lalu aku berbaring di sebelahnya dan menghadap ke arahnya.
“taeri-ah.. aku ingin kita selalu seperti ini. Jika aku dapat menghentikan waktu, aku akan menghentikannya sekarang juga. Jeongmal saranghaeyo~” bisikku tepat di telinganya. Aku memeluknya lembut lalu memejamkan mataku berharap waktu benar-benar berhenti saat ini.
>>>>TBC<<<<
don't forget to comment this ff !!
^^
annyoung haseyo !!! ^^
ANNYOUNG HASEYO !!! ^^
Tampilkan postingan dengan label SHINee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SHINee. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Februari 2011
Sabtu, 08 Januari 2011
ff SHINee part 13
MUMU’S POV
Aku, aichan, taerii dan jiyong, namja chingunya aichan sedang bercanda-canda tentang bagaiman masa depan riyya bersama onew oppa. Ini pertama kalinya aichan mengenalkan jiyong pada kami. Saat kami masih asik
bercanda, taemin datang dengan jas dan jeans hitamnya kearah kami.
“anyoung !” sapanya.
“anyoung jagi~ ternyata kau tidak kalah tampan dari minho” ucap taerii lalu taemin mencium kedua pipinya.
“oh minho sudah datang ? dimana dia ?” tanyaku lalu menatap aichan yang tampak tidak peduli sama sekali dengan perkataanku.
“dia sedang bersama oemmaku di atas. Biasa teman lama. Hahaha” ucap taerii dengan wajah sumringah. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan bahwa dia sedang sakit serius.
“oh ya mumu-ssi. Tadi ada yang ingin bertemu denganmu. Dia menunggumu diluar” ujar taemin padaku.
“mwo ? nuguya ?” taemin hanya menggeleng menjawab pertanyaanku. Lalu aku menuju keluar rumah taerii yang terlihat sangat ramai, lalu mulai mencari-cari orang yang dimaksud taemin.
“aissshh pabonya aku ini ! bagaimana aku bisa tahu siapa yang sedang mencariku kalau aku saja tidak tahu sama sekali siapa yang mencariku” ucapku menepuk jidatku keras.
“memangnya kau sudah lupa denganku ?” lalu seorang namja berbicara dari belakangku. Suaranya yang aku kenal namun sudah lama sekali aku tidak mendengarnya.
“jonghyun oppa ?! OPPA !!!!” ucapku kaget. Dia merentangkan tangannya lalu aku memeluknya erat.
“mian aku tidak mengabarimu sebelumnya” ucapnya mengelus rambutku lembut.
“bogoshipoyo oppa !” ucapku menangis di dadanya.
“aku juga merindukanmu mumu. Sangat merindukanmu” ucapnya memegang kedua pipiku lalu mencium bibirku dalam dan lembut.
“kapan oppa tiba ? kenapa tidak menghubungiku terlebih dulu ?” ucapku melepas ciumannya.
“aku baru saja tiba tadi malam. Keadaan appa sudah sangat sehat jadi aku bisa kembali lagi kesini”
“tapi oppa harus janji. jangan pergi dari sisiku lagi ya !” ucapku merengut.
“yap aku janji ! apa kau mau bukti ?” tanya jonghyun oppa lalu berlutut di depanku.
“oppa kau ini sedang apa ? ayo berdiri !” ucapku merasa tidak enak dengannya.
“aku hanya ingin membuktikan kepadamu jika aku benar-benar menyayangimu dan tidak akan meninggalkanmu lagi” ujarnya lalu mengeluarkan kotak merah kecil dari kantong jasnya lalu membukanya.
“b..bwo ? apa ini oppa ?” tanyaku bingung melihat cincin emas putih di dalamnya.
“sekarang aku sedang melamarmu. Maukah kau menerimaku ?” aku membekap mulutku lalu memandang matanya. Wajahnya terlihat benar-benar serius.
“oppa jeongmalyo ?” tanyaku meyakinkannya.
“ne’ jeongmal ! maukah kau menjadi istriku kim mumu ?” air mataku mulai membendung lalu aku manarik tangannya untuk berdiri.
“dengan senang hati oppa !” ucapku. Lalu jonghyun oppa menarik tangan kiriku dan memakaikan cincin emas putih itu di jari manisku.
“setelah pulang dari sini, aku akan langsung menemui orangtuamu !” aku kembali memeluknya erat dan untuk kesekian kalinya, aku kembali menangis di dadanya.
“saranghaeyo !” ucapnya
“na do saranghaeyo oppa !”
AICHAN’S POV
Setelah acara resmi pertunangan riyya dan onew oppa selesai, aku menuju ke tempat makanan untuk mengambil beberapa kue yang ada disana bersama jiyong.
“hey kau sedang melihat apa ?” tanyaku pada jiyong yang sedang menatap serius ke depan.
“jagi~ kenapa sejak tadi namja itu selalu melihat ke arah kita ?” Tanya jiyong dengan pandangan menghadap beberapa meter didepan kami.
“bwo ?” aku mengikuti pandangan jiyong lalu menemukan minho yang sedang menatap kosong ke arahku.
“sudahlah. Mungkin dia . . .”
“dia minho ya ?” tanyanya memotong kalimatku.
“hmm ne’” ucapku pelan sambil menunduk. Aku kaget karena tiba-tiba jiyong berjalan ke arah minho berdiri.
“aigoo apa yang akan dia lakukan ?” tanyaku kalut dalam hati.
“anyoung ! kwon jiyong imnida~” sapa jiyong lalu menyalami tangan minho.
“choi minho imnida~ !” saut minho sambil tersenyum ke arah jiyong Lalu dia menatapku dengan tatapan dingin.
“maaf aku harus pergi kesana” ucap minho kepada jiyong lalu membungkukkan badannya.
“ne’ anyoung !” ucap jiyong membalas bungkukkan badannya.
“ternyata dia tidak seperti yang aku kira. Kenapa kau begitu membencinya jagiya~ ?” tanyanya sambil menatap
mataku dalam. Aku hanya diam tidak bisa menjawab pertanyaan yang membuat hatiku berdegup kencang
barusan.
TAERII’S POV
“wah bahagianya jadi riyya. Beruntung sekali dia bisa mendapatkan onew oppa yang begitu mencintainya !” kataku iri pada riyya yang terlihat menyalami para tamu yang datang dengan wajah sumringah yang di sampingnya terdapat onew oppa yang selalu menemaninya sejak tadi.
“memangnya kamu tidak senang sudah punya aku ?” ucap taemin cemberut.
“ani~ bahkan aku lebih beruntung karena memilikimu jagi~” jawabku sambil memegang pundaknya.
“wae ?”
“mollaseo ! hihihihi”
“kau ini !” ucap taemin mencubit pipiku.
“sayang ! oemma membawa kejutan untukmu !” oemma menghampiriku dengan di ikuti seorang namja di belakangnya. Hatiku jadi berdegup cepat walaupun aku tidak tahu saipa namja itu. Aku sama sekali tidak mengenalinya.
“kamu disini bersama taerii dan taemin dulu ya. Sayang oemma kesana dulu ya ! masih banyak tamu yang harus oemma sapa” oemmapun pergi meninggalkan kami bertiga dalam keadaan bingung. Aku terus menatap namja itu untuk berusaha mengenalinya.
“jagi~ siapa dia ?” bisik taemin pelan di teligaku.
“aku tidak tahu jagi~” jawabku tidak kalah pelan dari suaranya.
“anyoung hasimnika~ !!” ucapnya lalu membungkukan badannya didepanku dan taemin. Lalu kami membalas bungkukannya.
“nuguseyo ?” tanyaku masih menatap wajah namja itu lekat.
“taerii-ah ! kau tidak tahu siapa aku ?” tanyanya sambil melambai-lambaikan tangan di depan wajahku.
“mollaseo” jawabku singkat.
“jeongmalyo ? aigoo ! kau ini benar-benar ya. Sejak dulu tidak pernah berubah” ucapnya menepuk-nepuk kepalaku pelan. Aku yakin kenal dengan orang ini tapi aku tidak tahu siapa dia.
“yaa aku lee hyukjae ! eunhyuk ! masa kau lupa padaku ?”
“eunhyuk ? eunhyuk siapa ?” tanyaku menggaruk-garuk kepalaku yang masih bingung.
“ini ! kau lihat ini !” ucapnya sambil menunjukkan bekas luka jahitan di jidatnya yang tertutup poninya.
“MIR !!!!” aku langsung melemparkan tubuhku ke pelukannya dan memeluknya erat.
“aaaa jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi. Namaku kan eunhyuk bukan mir !”
“hah memang namamu eunhyuk ? aku tidak pernah tahu kalau namamu eunhyuk !” ucapku tidak yakin.
“apa kau juga lupa ? hanya kau dan oemmaku yang memanggilku mir. Kau memanggilku mir karena kau hanya mengikuti oemmaku kan ? Aku juga tidak tahu dapat dari mana nama itu” jelas mir, eh maksudku eunhyuk.
“arra arra ! pantas saja aku seperti mengenalmu tapi aku tidak tahu kau siapa hahaha”
“ya sudah, yang penting kau sudah ingat kan ? oh ya, siapa dia ? kau belum mengenalkannya padaku” ujarnya
sambil menatap taemin yang sejak tadi hanya diam melihat tingkah aneh kami berdua.
“dia lee taemin, namja chinguku. Jagi~ dia eunhyuk . . .”
“atau lee hyukjae. Kami sudah kenal sejak kami masih kecil” potongnya lalu membungkukkan badannya dan
taemin membalas bungkukkannya.
“marga kalian sama-sama lee jadi kalian harus berteman dekat yaa ! ya kan pangeran ?” tanyaku pada eunhyuk yang hanya cengar-cengir melihatku.
“ya tuan putri !” jawabnya meraih tanganku lalu menciumnya lembut. Aku langsung melepasnya karena aku ingat bahwa taemin masih disini.
“pangeran ? tuan putri ?” Tanya taemin dengan wajah bingungnya.
“iya jadi waktu umur kami masih 5 tahun, aku sering bermain dengannya. Dia jadi pangeran dan aku tuan putrinya. Tapi tenang saja kau tidak usah khawatir, pangeranku sekarang kan kau jagi~” ucapku menjelaskan pada taemin. Eunhyuk hanya mengangguk-angguk setuju dengan penjelasanku.
“dongsaeng-ah ! kau dan eunhyuk di panggil oleh appa di kamar. Sebaiknya kalian cepat kesana karena sepertinya mereka ingin membicarakan hal penting” ucap onew oppa cepat. Riyya yang berdiri di belakang oppa sambil menggandeng tangan oppa hanya tersenyum ke arah kami.
“uhmm taemin ?”
“appa hanya menyuruhku untuk memanggilmu dan eunhyuk. Taemin-ah, mian” ujar onew oppa pada taemin.
“gwenchanayo hyung. Jagi~ sebaiknya kau cepat pergi !” ucapnya sambil memandang bergantian ke arahku lalu ke arah eunhyuk. Onew oppa dan riyya sudah pergi ke tempatnya semula.
“kkaja ! palli !” eunhyuk menarik tanganku pelan.
“taemin-ah ! aku tidak akan pergi lama” ucapku pada taemin. Taemin hanya tersenyum memandangku yang mulai menjauhi dirinya. Tapi kenapa perasaanku jadi begini ? seakan-akan aku tidak ingin pergi dari sisi taemin. Aku menoleh ke belakang tempat dimana tadi taemin berdiri, namun sosoknya sudah pergi menghilang entah kemana.
=====
Aku dan eunhyuk tiba di kamar appa. Di dalam terdapat orang tua eunhyuk dan orang tuaku juga.
“anyoung haseyo !” ucapku dan eunhyuk sambil membungkuk di hadapan orangtua kami. Aku duduk di kursi kosong sebelah oemma dan eunhyuk duduk di kursi kosong di sebelah oemmanya.
“waah taerii, sekarang kau sudah tumbuh menjadi yeoja yang cantik ya” ucap oemma eunhyuk.
“kamsahamnida~” ucapku pelan sambil menundukkan kepalaku.
“ya sudah langsung saja ya, karena waktu yang sedikit dan appa masih punya tamu yang menunggu di luar. Eunhyuk… taerii… “ appa berhenti. Oemma memegang pundakku pelan lalu tersenyum miris kepadaku. Aku mulai merasakan atmosfer aneh melihat tingkah laku orangtuaku dan orangtua eunhyuk. Tiba-tiba saja, tanpa kuketahui sama sekali sebabnya, jantungku berdegup sangat cepat. Aku mengepalkan telapak tanganku yang mulai terasa mendingin.
“ne’.. ada apa appa ?” tanyaku lirih.
“minggu depan . . .” appa berhenti melanjutkan kalimatnya karena pandangan oemma kearah appa. Pandangan yang sama sekali tak dapat aku artikan.
>>>TBC<<<
ff SHINee part 12 *pindah dr fb*
ONEW’S POV
Sorenya aku kembali ke rumah. Oemma dan appa sudah tiba di Indonesia dan sekarang sedang menjaga taerii yang belum juga tersadar di rumah sakit. Aku turun dari mobilku sesampainya di depan rumah. Entah kenapa seperti ada suara yang menyuruhku untuk membuka kotak surat yang bertengger tenang di atas tembok pagar rumahku. Dengan sendirinya kakiku bergerak mendekati kotak surat itu dan memasukkan tanganku ke dalamnya.
“ah apa ini ?” tanyaku pada diri sendiri melihat sebuah surat beramplop biru muda yang kini ada di tanganku. Aku berdiri menyender di mobilku dan membaca surat yang ternyata dari taemin itu.
To : nae sarang “taerii”
chagi~ mianhe, jeongmal mianhe aku tidak menceritakan tentang keberangkatanku menuju korea hari ini. Aku ingin mengikuti kompetesi dance yang akan dilaksanakan besok lusa di seoul. Mungkin ini memang mendadak dan kau pasti akan marah padaku karena tidak bercerita padamu sebelumnya. Aku akan kembali setelah sekitar 3 bulan berada di sana. Maaf juga karena mungkin aku akan jarang menghubungimu selama disana karena handphoneku telah aku jual.
Tapi aku mau kau menemuiku sore ini di bandara pukul setengah 4. Aku akan pergi dengan jonghyun hyung. Pesawatku akan landing pukul 4 sore jadi aku sangat memohon padamu untuk menemuiku nanti sore. Sekali lagi jeongmal mianheyo karena aku hanya berani memberitahumu lewat surat ini. Kau boleh marah padaku, tapi aku akan menunggumu sebelum aku benar-benar berangkat kesana. Jeongmal mianheyo, jeongmal saranghaeyo lee taerii.
“ah taemin benar-benar pergi ke korea ? berarti surat ini sudah ada di sini semenjak kemarin. syukurlah. Karena ini memudahkanku untuk menyembunyikan tentang keadaan taerii. Mian taemin-ssi. Tapi aku pasti memberikan surat ini pada namdongsaengku” ucapku lalu melangkah masuk ke dalam rumah.
_SETAHUN KEMUDIAN_
Detik terus berganti menjadi menit.. menit berganti menjadi jam.. jam-jam pun terus bergerak sehingga berganti hari.. hari-hari terus berjalan sesuai porosnya sampai saatnya untuk berganti minggu, bulan, dan tahun. (jujur, author kurang sreg sama kalimat ini -.-)
TAERII’S POV
Mungkin hari ini adalah hari yang paling di tunggu-tunggu oleh oppa dan riyya. Hari ini mereka resmi bertunangan !. aku ikut bahagia dengan hubungan mereka yang semakin hari semakin dekat. Oemma dan appa juga sudah merestui hubungan mereka. Begitu juga oemma dan appanya riyya. Mereka terlihat sangat bahagia mempersiapkan pertunangan ini.
Sayang sekali aku tidak bisa membantu mereka. Oemma dan onew oppa menyuruhku untuk tetap duduk di ruang tamu melihat orang-orang berlalu lalang yang sibuk mempersiapkan acara ini. Mereka menjadi sangat protektif padaku semenjak kami mendapat kabar bahwa aku mengidap kanker otak stadium 2 B. Aku selalu bolak-balik ke rumah sakit sebulan 2 kali agak menghambat pertumbuhan virus kanker di otakku. Sudah setahun juga aku menyembunyikan penyakit ini dari taemin. Bersyukurlah karena taemin juga tidak begitu menyadari perubahan pada diriku. Aku tidak ingin dirinya tahu bahwa aku mengidap penyakit mematikan ini. Aku tidak tega melihat diriku sendiri tersiksa karena mungkin saja dia akan meninggalkanku saat tahu keadaanku. Aku sudah sangat mencintainya lebih dari aku mencintai diriku. Bahkan aku mungkin akan lebih memilih tersiksa karena sakit kepalaku yang sangat berlebihan dibanding tersiksa karena di tinggal olehnya.
Handphoneku bergetar dan lagu first love milik utada hikaru berdendang keluar dari speakernya. Di layar tertera tulisan nae sarang yang berarti taemin. Nomornya sudah kembali aktif sejak 3 bulan lalu setelah dia menjual handphonenya untuk pergi ke korea setahun lalu. Tepat hari dimana aku di vonis penyakit itu.
“ne’ jagi ~ ! wae ?”
“apa acaranya sudah dimulai ? aku akan segera berangkat kesana bersama jonghyun hyung !” ucapnya dari ujung telepon.
“oh jonghyun oppa sudah pulang ? kapan oppa pulangnya ? ya acaranya sebentar lagi. Kira-kira 1 jam lagi”
“iya hyung baru saja tiba tadi malam. Keadaan appa disana sudah sangat membaik. Katanya hyung tidak ingin melewatkan pertunangan sahabat lamanya”
“apakah mumu sudah tahu tentang ini ? dia pasti akan sangat senang sekali !” kataku sangat senang.
“ehhmm setahuku belum ada yang tahu kecuali aku dan kau jagi~. oke kalau begitu aku mempersiapkan diri lagi setelah itu langsung menuju kesana !” ucapnya senang.
“yap aku tunggu ya ! daaaah !” kataku lalu menutup telepon.
“sayang ayo saatnya siap-siap. Sebentar lagi acaranya akan dimulai. Oemma bantu kamu memakai gaun yang kemarin oemma belikan untukmu ya” ucap oemma penuh perhatian lalu membantuku berdiri dari dudukku.
“sudah oemma tidak apa-apa. Aku bisa bangun sendiri” ucapku menolak tangan oemma yang membantuku untuk berdiri.
ONEW’S POV
“oemma !” ucapku membuka pintu kamar taerii dan masuk kedalamnya. Oemma yang sedang membantu taerii memakai gaun putih selututnya terlihat kaget menatap kedatanganku kesini yang tiba-tiba.
“oppa ! kau membuat oemma kaget ! memang ada apa sih ?” ucap taerii manja.
“oemma ! oemma bisa rasakan ini kan ?” kataku lalu menarik tangan oemma ke dada kiriku yang bergetar begitu cepat.
“huuaaahh dongsaeng-ah.. aku grogi nih !” ucapku tidak tenang lalu duduk di tempat tidur taerii.
“oppa tenang saja. Semua pasti akan berjalan lancar kok ! ya kan oemma ?” ujarnya memegang pundakku dengan tangan hangatnya.
“iya. Oemma tahu kok bagaimana perasaanmu. Coba kamu tarik nafas dalam-dalam lalu buang perlahan !” ucap oemma memegang kedua pipiku. Akupun menuruti perintah oemma.
“bagaimana ? sudah agak baikan ?” Tanya oemma.
“yaaaa lumayan laah” jawabku dengan gaya belagu andalanku.
“huuu dasar oppa jeleek ! bwee !” ledek taerii yang membuat oemma tertawa.
“ kalau aku jelek, kenapa riyya bisa cinta padaku ?” tanyaku berkacak pinggang.
“waaah aku tidak tahu deh kalau yang satu itu. Mungkin saja riyya matanya sudah minus 7 jadi tidak bisa melihat mana namja yang ganteng dan mana namja yang jelek”
“waaahh kamu yaa !! jeongmal. Kalau oppa jelek, kamu juga pasti jeleekkk !!!” ucapku gemes sambil mencubit kedua pipi taerii.
“berarti sebentar lagi, kita tidak bisa bercanda seperti ini lagi oppa. Aku pasti akan kesepian nanti” ucapnya sedih.
“kan ada oemma yang akan selalu menemanimu sayang” ucap oemma mengelus rambut taerii lembut. Aku pun memeluknya erat.
“oppa benar-benar menyayangimu taerii. Kamu juga jangan tinggalkan oppa ya…” ucapku gemetar menahan tangis.
MINHO’S POV
Aku sudah tiba di depan rumah taerii yang dipenuhi oleh mobil-mobil mewah dan orang-orang yang kelihatannya sangat penting. Mungkin itu rekan-rekan kerja appa taerii dari korea. Aku merasa tidak enak untuk masuk kedalam walaupun aku sudah memakai jas hitam dan celana jeans hitam dengan kemeja warna biru muda. Lalu aku mencari nama taerii di kontak handphoneku lalu menelponnya.
“taerii-ah ! bisakah kau keluar sekarang ? aku sudah berada di depan rumahmu, tapi aku tidak enak masuk kedalam karena sepertinya kebanyakan dari meraka adalah orang-orang penting” ucapku cepat.
“oke aku keluar sekarang ya ! kau tunggu disitu ! oemma, aku akan menemui minho dibawah ya” ucap taerii terdengar seperti berbicara dengan oemmanya lalu mematikan teleponnya. Sudah lama aku tidak bertemu oemmanya. Padahal dulu aku cukup dekat dengan keluarganya. Tidak lama kemudian taerii berjalan ke arahku yang masih berada di depan rumahnya.
“ayo kita masuk !” ucapnya sambil memberikan tangannya padaku ramah. Aku tersenyum dan menerima tangannya. Dia terus menggandeng tanganku sampai kami berada di dalam rumahnya. Beberapa ibu-ibu yang kelihatannya teman oemmanya taerii memandangku sambil berbisik-bisik.
“kau tunggu disini dulu. Tidak lama lagi taemin dan jonghyun oppa akan tiba” ucapny ceria ketika kami berada di lantai 2 depan kamarnya. Lalu ia melangkah masuk ke kamarnya. Tapi baru beberapa langkah, dia kembali melihatku lagi.
“minho-ssi ! kau terlihat sangat tampan dengan jas dan kemeja itu !” ujarnya lalu tersenyum padaku.
“kekeke~ gomawo taerii-ssi” gumamku tersenyum dalam hati. Aku melihat kesekelilingku dan berjalan menuju pintu keluar menuju balkon depan jendela kamar taerii. Waktu smp aku sering menemani oemma taerii kesini untuk merawat bunga-bunganya. Lalu aku melihat pot putih besar didepanku yang ditanami oleh mawar putih.
“ternyata mereka masih menyimpannya” bisikku sambil tersenyum dan memegang bunga mawar putih yang sedang mekar.
“kau masih ingat bunga itukan ? aku sangat menyukainya. Terima kasih ya telah memberiku bunga itu waktu itu” tiba-tiba aku mendengar suara seseorang bicara dibelakangku. Ya tepatnya orang itu adalah oemmanya taerii.
“oh ahjumma wo. Anyoung haseyo !” ucapku tersenyum senang lalu membungkuk di depannya.
“kenapa kau panggil aku dengan sebutan itu. Kau masih ingatkan dulu kau memanggilku apa ?”
“ah ne’.. oemma …” ujarku tanpa ragu lalu memeluknya erat.
“kau semakin tampan sayang ! pasti banyak sekali yeoja-yeoja yang mengejarmu ya ?” ledeknya memegang pipiku tapi aku hanya tertawa dan menggeleng sebagai jawabanku.
“sudah setahun aku tinggal disini, tapi kau tidak pernah menampakkan sama sekali batang hidungmu di depanku ! kau sudah lupa sama oemma ya ?” ucapnya terlihat kesal.
“mianhe oemma. Aku memang sudah tidak pernah main kesini lagi. Tapi waktu taerii dirumah sakit, aku menjenguknya kok. Mungkin waktu itu kebetulan oemma belum tiba dari korea jadi kita tidak bertemu” jelasku.
“andaikan saja kau menjadi menantuku berikutnya, aku pasti akan sangat senang” ucapnya menarikku duduk di kursi lalu mengelus rambutku lembut.
“tidak mungkin oemma. Aku tidak akan tega memisahkan taerii dan taemin demi aku”
“iya oemma juga tahu kalau taerii sangat mencintai taemin. Tapi appa tidak tahu sama sekali tentang hubungan mereka”
“appa tidak tahu tentang hubungan temin dan taerii oemma ? ohh menurutku cepat atau lambat appa pasti akan tahu kok. Oh iya, dimana taerii oemma ?”
“taerii sedang dibawah menemui teman-temannya. Kita kebawah saja yuk ! sebentar lagi acaranya sudah dimulai” ucap oemma taerii menarik tanganku lembut. Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum senang berjalan dibelakangnya.
MUMU’S POV
Aku, aichan, taerii dan jiyong, namja chingunya aichan sedang bercanda-canda tentang bagaiman masa depan riyya bersama onew oppa. Ini pertama kalinya aichan mengenalkan jiyong pada kami. Saat kami masih asik bercanda, taemin datang dengan jas dan jeans hitamnya kearah kami.
“anyoung !” sapanya.
“anyoung jagi~ ternyata kau tidak kalah tampan dari minho” ucap taerii lalu taemin mencium kedua pipinya.
“oh minho sudah datang ? dimana dia ?” tanyaku lalu menatap aichan yang tampak tidak peduli sama sekali dengan perkataanku.
“dia sedang bersama oemmaku di atas. Biasa teman lama. Hahaha” ucap taerii dengan wajah sumringah. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan bahwa dia sedang sakit serius.
“oh ya mumu-ssi. Tadi ada yang ingin bertemu denganmu. Dia menunggumu diluar” ujar taemin padaku.
“mwo ? nuguya ?” taemin hanya menggeleng menjawab pertanyaanku.
>>>TBC<<<
Jumat, 26 November 2010
SHINee's Profile
1 Nama lengkap : Lee jinki
Nama panggilan : onew, dubu onew
Tanggal lahir : 14 Desember 1989
Posisi : leader, vocal
Golongan darah : O
- © Onew punya panggilan ‘dubu’ yang artinya tahu. Katanya sih dia dipanggil begitu soalnya kulitnya putih & keliatan polos kaya tahu.
- Onew juga suka dibilang onew sangtae atau onew condition. Maksudnya onew itu suka ngelawak tapi gg jarang lawakannya itu garing banget jadi orang-orang yang denger lawakannya itu mendadak membeku semua. Kalo udah begitu biasanya KEY yang langsung nyairin suasananya lagi.
- Keluarganya Onew termasuk berkecukupan. Orangtuanya punya usaha penjualan daging. Di Korea orang punya toko daging itu udah di anggap berdarah biru soalnya harga daging di Korea mahal banget.
- Onew suka banget sama ayam. Waktu di acara reality show SHINee Hello Baby dia disuruh milih antara ayam & Yoogeun (balita yang mereka asuh). eh taunya dia lebih milih ayam. Soalnya katanya ayam itu udah menemani hidupnya sejak dia masih kecil.. wakakakak
- Pernah punya pengalaman buruk sama anjingnya waktu kecil jadi dia takut buat megang Yoogeun waktu pertama kenal.. *apa hubungannya? Haha*
- Onew gg punya tipe khusus buat jadi cewenya. Dia kalo udah ngerasa cocok ya udah jadi aja.. XD
- Onew dapet peringkat ke2 bukan hanya dikelas tapi di sekolahnya waktu sma. Tapi katanya itu bukan hal yang membanggakan.
- Kebiasaan tidur Onew selalu nutupin seluruh badannya dari ujung kepala sampai ujung kaki pake selimut. Makanya Onew gg bisa tidur tanpa selimut.
- Onew anak satu-satunya di keluarganya.
- Pernah kena ‘Flu Babi’ waktu promo single dari mini album ke 3 mereka yaitu Ring Ding Dong.
- Dulu Onew belajar di SM Academy dan biaya sekolahnya sekitar 50 juta won perbulan.
- Waktu wisata ke pantai pas SMA, dia bawa daging dari rumah yang kira-kira cukup untuk makan 10 orang dan dibagi-bagi ke temen-temennya. Gg usah jauh-jauh, contohnya Hello Baby episode 10 yang ngasih daging juga keluarganya Onew.
© Ada juga rumor-rumor yang gg bener tentang keluarganya Onew. Salah satunya bilang kalo keluarganya adalah keluarga yang bermartabat tinggi dan sangat di hormati. Tentang kakeknya seorang pianis terkenal dan ayahnya kerja di pemerintahan yang terus ngundurin diri karena mau bikin usaha sama ibunya.
© Onew belajar piano secara otodidak waktu daftar masuk SMA.
2. Nama lengkap : Kim Jonghyun
Nama panggilan : jonghyun, bling-bling jonghyun
Tanggal lahir : 8 April 1990
Posisi : Lead Vocal
Golongan darah : AB
Hobby : main piano, nonton film.
- © Orangnya ramah & gampang bergaul.
- Jonghyun termasuk tipe orang yang blak-blakan kalo ngomong.
- Jonghyun merupakan pribadi yang tegas. Dia pernah bilang “jika kita melakukan kesalahan, kenapa kita tidak berani mengakuinya ?”
- Jonghyun sangat menghargai kejujuran !! itu salah satu quotenya.
- Member terpendek di SHINee.
- Anak bungsu dari 2 bersaudara.
- Bisa bahasa mandarin, b.inggris, & korea pastinya.
- Kabarnya Jonghyun berasal dari keluarga berada. Dia belajar di sekolah music dan sekolah kaya gitu lumayan mahal di korea.
- Di daulat sebagai member paling seksi di SHINee.
- Tipe cewek kulit putih + bibir pink (shin sekyung ini mah hahaha).
- Member yang bangun paling pagi & dia bangga dengan hal ini.
- Bangga karena dia lebih muda dari pada Onew.
- Anggota paling sensitive alias suka nangis makanya dijuluki ‘criying king’nya SHINee.
- Member pertama di SHINee yang terkena “flu babi”.
- Sangat bangga dengan alisnya.
- Suka R&B & Hip Hop. Sering nyanyiin lagu nothing better.
- Suara paling tinggi di SHINee.
- Pencipta lirik lagu Julliette.
- Suka ngambil jatah Onew kalo lagi ngomong soalnya Onew kalo ngomong suka lama. Makanya onew suka sebel sama Jonghyun.
- Artis favorit koreanya itu H.O.T
- Kabarnya keluarga Jonghyun cuku berada. Dia belajar di sekolah music (sebelum berhenti sekolah untuk debut) dan biaya sekolah kaya gitu cukup mahal di korea.
- Bisa main alat music terutama bass.
- Selama ini Jonghyun kaya gg pernah nyebut-nyebut ayahnya. Buat pesan dari radio, dia juga selalu nujuin ke kakak cewenya, yang biasanya paling deket sama dia.
3. Nama lengkap : Kim Kibum
Nama panggilan : KEY, ALMIGTY key
Tanggal lahir : 23 September 1991
Posisi : vocal, dance, rap
Golongan darah : B
Hobby : snowboarding, shoping (?)
- © Shopaholic
- Waktu ditanya hadiah paling unik yang dia dapet key bilang : “aku pernah menerima sebuah hadiah kunci mobil. Tapi ternyata mereka hanya mengirim kuncinya tidak dengan mobilnya” haha mungkin karena namanya key jadi dikasihnya kuncinya doang.. XD
- Paling anti sama cewek yang sok imut !
- Sayang banget sama keluarganya. Hampir disetiap wawancara key selalu nyisipin kata “ I Love My Family”
- Terpaksa bolak-balik Daegu-Seoul buat sekolahnya. Gara-gara ini nilainya sempet turun.
- Apa aja jago. Dari nyanyi, ngedance, ngerap, sampe masak. Makanya nama julukannya ALMIGHTY key !! J
- Ahli fashionnya anak-anak SHINee
- Dipanggil oemma/mama karena dia yang paling cerewet di antara member yang lain.
- Mesin penaik mood anak-anak SHINee.
- Tipe cowo nyablak. Gg segan-segang nyampein hal yang dia suka atau tidak suka.
- Paling benci nunggu cewek dandan. Dia lebih seneng sama cewek yang percaya diri & apa adanya.
- Setiap pergi ke toko kaset pasti dia nanyain tentang album SHINee ke penjualnya.
- Kata Jonghyun “ sejak training sampai sekarang, satu-satunya yang bernyanyi dengan sangat baik dan dance yang baik pula adalah KEY…” J
- Suka nonton film horror tapi sekalinya hantunya muncul dia pasti bakal langsung ngumpet.
- Phobia ketinggian.
- Suka banget ngomel-ngomel gaje.
- Paling pedulian. Gg tahan kalo ngeliat member lain makan makanan dingin.
- Seneng sama Spongebob. Punya 3 item Spongebob di kamarnya.
- Key is a good talker and also smart
- Mungkin Key adalah member yang paling berada diantara member yang lain. Ayahnya kerja di kantor pusat obligasi (pertukaran stock, investasi, banking, pedagang, perantara). Pernah belajar di LA waktu masih sekolah dan sering bolak-balik kesana makanya dia jago bahasa inggris.
- Pernah ikut pertukaran pelajar ke Amerika karena scuba diving.
- Dari status keluarganya yang tinggi, wajar kalo Key punya sense of fashion yang tinggi & update banget tentang fashion-fashion yang lagi ini.
- Bakal nerima cewek yang umurnya lebih tua 5 tahun di atasnya.
- Paling suka sama matanya.
- Total tindikan di tubuhnya ada 5 tapi gg tau dimana aja. Setau aku sih di kuping kanannya ada 3.
- Seneng banget nulis diary (?)
- Sayang baget sama neneknya. Dia ngerasa sedih banget waktu neneknya meninggal sampe-sampe selama perjalanan dia nangis gg berenti-berenti. ;(
- Key punya kebiasaan mengurus orang lain dan hobi banget ngomelin anak orang. Misalkan Taemin lagi dimarahin tapi abis itu member yang lain pasti kena omelannya juga. Dan katanya Taemin gg mau punya oemma kaya key.. hahaha
- Key seneng banget sama Taemin sampe-sampe Taemin takut sama Key soalnya takut Key suka beneran sama Taemin.. XD
- Key pinter masak tapi Key gg bisa nyuci beras. Dia selalu bingung gimana caranya nyuci beras. Key masih aneh kenapa beras kalo dicuci gg bersih-bersih.
- Artis favoritnya : Michael Jackson, Justin Timberlake, Madonna, Britney Spears, dan Lady Gaga.
4. Nama lengkap : Choi Minho
Nama panggilan : Minho, Flaming Charisma Minho
Tanggal lahir : incheon, 9 Desember 1991
Posisi : lead Raper, sub vocal
Golongan darah : B
Hobby : olahraga apa aja
- © Punya 1 kaka cowo
- Appanya dulu seorang pelatih sepak bola makanya dia seneng banget sama sepak bola
- Waktu awal-awal debut Minho ini pendiem banget tapi makin kesini dia mulai bisa berekspresi. Kata Onew, Minho itu mirip sama tokoh-tokoh cowo di manga.
- Pernah jadi model MVnya SNSD yang Gee versi Korea & Jepangnya
- Hobby banget baca buku-buku biografi
- Winning Eleven itu game favoritnya Minho
- Pernah kepilih jadi anggota boyband “tertampan” di Korea
- Dimata member lain, Minho itu yang paling Perfeksionis. Waktu kalah main game aja dia sampe gg bisa tidur semaleman.
- Kakinya cedera waktu syuting acaranya “DREAM TEAM”. Katanya gara-garanya sih Minho itu sebelumnya udah ngerasa agak gg enak badan tapi dia masih maksain buat syuting. Akibatnya dia jadi cedera & cederanya itu bikin SHINee menunda comebacknya dengan album terbaru mereka LUCIFER.
- Pernah belajar bahasa Mandarin di Beijing tahun 2006-2007
- Artis favoritnya itu Kim Tae Hee.
- Dipercaya kalo keluarganya itu berada. Karena gaji seorang pelatih sepak bola seperti ayahnya itu cukup besar.
- Sense of fashionnya juga bagus kaya Key.
- Waktu di bongkar-bongkar isi tasnya, Minho nunjukin bahwa keuangan keluarganya gg buruk. Ada viao laptop, PSP, dll.
- Minho bilang katanya dia pengen jadi pemain basket.
5. Nama lengkap : Lee Taemin
Nama panggilan : Taemin, mushroom, maknae Taemin
Tanggal lahir : Dongbong-gu, Seoul, 18 Juli 1993 (beda sebulan doang sama akuuu!!!) XD
Posisi : lead dance, sub vocal
Golongan darah : B
Hobby : mendengarkan music, dance poppin, main piano
- © Diantara semua member SHINee Cuma Taemin & Jonghyun yang gg terlalu diketahui latar belakangnya. Ada juga yang bilang kalo Jonghyun & Taemin udah pernah kenal sejak mereka jadi trainee karena ibu mereka artis. Hal ini gg pernah pernah dikonfirmasi dan kayanya hal ini emang Cuma rumor.
- Katanya keluarga Taemin adalah yang paling biasa (dalam segi keuangan) dibandingin member lain.
- Waktu jadi trainee, dia gg punya mp3 player dan Cuma jalan sambil pake headset yang ujungnya di masukin ke sakunya tanpa dihubungin ke apapun. Waktu ketahuan, Taemin ngejawab dengan simple kalo dia Cuma pengen ngehindar supaya gg ada cewek yang ngedeketin dia dan ngajaknya bicara.
- Ada rumor yang bilang kalo ayahnya adalah guru sejarah di sebuah sekolah. tapi hal itu juga gg pernah diketahui kebenarannya. Personalitynya Taemin juga nunjukin kalo dia memang berasal dari keluarga sederhana.
- Merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara. Kakanya cowo.
- Doyan banget minum susu terutama susu rasa pisang. Dia bisa ngehabisin 1 liter sehari makanya pertumbuhannya semenjak pertama kali debut sampai sekarang berubah drastic banget. Dulu dia merupakan member terpendek di SHINee tapi sekarang tingginya hamper sama kaya Minho sekitar 180cm.
- Udah belajar dance dari kelas 3 SD.
- Sering di bullying sama temen-temennya di sekolah. T-T
- Jadi member terfavorit di SHINee karena kepiling 3 kali di Yunhanam.
- Kalo Taemin jadi cewek katanya dia bakal milih Minho buat jadi cowoknya.
- Makin hari dia jadi makin narsis. Di suatu wawancara majalah dia pernah ngomong begini : “aku ini photogenic. Aku tampan dan suaraku juga lumayan bagus” XD
© mian kalo fakta-fakta tentang Minho & Taeminnya cuma sedikit... lain kali aku tulis lagi deehh.. :D
Langganan:
Postingan (Atom)





