annyoung haseyo !!! ^^

ANNYOUNG HASEYO !!! ^^

Minggu, 09 Januari 2011

Ada Tetes Air Mata dibalik Senyuman Itu



6th November 2005, mereka didebutkan sebagai project uji coba. SM berencana akan mengganti 12 orang ini bila pasar tidak puas dengan panampilan mereka, seperti halnya Morning Musume. Menambahkan personel baru untuk menggantikan personel lama. Meski tahu bahwa cepat atu lambat mereka akan “terdepak” satu demi satu, mereka tetap tersenyum. Barulah setahun kemudian, SM mengubah rencana mereka setelah melihat bagaimana popularitas mereka meningkat di dunia K-pop. Akhirnya sampai detik ini, kita mengenal grup itu sebagai yang terbesar dan terbanyak sejumlah 13 orang, bukan lagi project grup 12 member bernama Sj05.


Dan single U membuat mereka semikin dicintai banyak orang.
Per debut 2005, Mereka tidak pernah sekalipun lolos dari kritikan pedas.


Kim Hee Chul , merupakan salah seorang yang paling sering menerima kritikan soal kemampuan bernyanyi. Meskipun sangat terganggu, Hee Chul kerap berpura-pura selalu baik-baik saja.

Selama kinerja di variety show, dia bersikap seakan tidak ada yang terjadi, meski di sisi lain, semua orang terus mengungkit dan menyindirnya “ Kau masih tidak sadar – sadar akan kekuranganmu ?”


Tak lama kemudian, ayah Lee Dong Hae berpulang selamanya.
Dong Hae kehilangan panutannya, seseorang yang selama ini memberi dukungan dan keukatan terbesar dalam karirnya.
Album ke dua, baik itu album ke 3, semua ucapan terima kasih dialamatkan kepada sang ayah yang dipercaya melindunginya dari atas sana.
Selama di pemakaman, Donghae berusaha memasang muka “pabo (bodoh)” saat reporter hendak mengambil gambar. Mengapa ? karena rasa takutnya apabila member yang lain dipersalahkan.


Dan beberapa hari setelahnya, kecelakaan menimpa Heechul seusainya berkunjung ke pemakaman. cedera di kakinya mengakibatkan dirinya tak lagi bisa menari dan ia hanya bisa menahan kesedihan selama beberapa waktu. Dan tak disangka respon menyakitkan dialamatkan “ Mengapa Kim Heechul dari grup tak berkonsep seperti Suju masih hidup ? paksa saja ia terus menari ?”

Selongsongan besi dimasukan untuk menopang kakinya. Ia Manahan rasa sakit dan kembali muncul diatas panggung.


His Come Back Stage-Super Junior T

Perusahaan mengijinkan Hee Chul, untuk absen melakukan dance karena kondisi kakinya tidak memungkinkan melakukan gerakan rumit, tapi ia tetap berusaha mengumbar senyum. Dan kembali komentar pedas datang, “ Kalau Cuma Dance anak sekolah seperti itu, aku bisa melakukannya!”

Namun Heechul “emoh” menekuk lututnya di hadapan orang – orang yang mengejek, sebaliknya sejak itu dia semakin menunjukan “kegilaan”-nya sebagai Heechul dan tak mau mengaku kalah.


April 2007, lagi – lagi kecelakaan menimpa mereka

Manager, Leeteuk, Eunhyuk,Shindong,Kyuhyun berusah payah mencoba keluar dari dalam mobil yang terguling.


Luka yang dialami Leeteuk, Eunhyuk, Shindong tidaklah seberapa dibanding keadaan Kyuhyun,  diamana para – parunya tidak berfungsi, patah di beberapa tulang iga hingga tidak memungkinkannya untuk bisa bernyanyi lagi.

Kembali ucapan yang sama terlontar persis seperti yang dialami Hyungnya dulu, “ Mengapa dia masih hidup ? mengapa tidak mati saja ?”

Untunglah Kyuhyun berhasil sadar melalui masa kritisnya dan melanjutkan rawat inap di rumah sakit.


In summer 2007, Attack on the Pin-Up Boys’, released.

Berkat bantuan fans, Eeteuk berhasil datang ke tempat lokasi syuting dan memohon pada director untuk mengijinkannya ambil bagian sedikit saja karena ia sangat ingin bermain di film tersebut.

Hasilnya, film mereka jeblok, dan untuk kesekian kalinya mereka menjadi sasaran kritik tajam.
“Apa mereka pantas terjun ke dunia film? Tidak ada konsepnya sama sekali, mengapa “mereka” masih bisa berkecimpung di dunia perfilman ?”


SJ merilis 2nd Album di musim dingin 2007.

Meski menjadi hit, lagu ‘Don’t don’ tidak sepenuhnya mendapat pengakuan.

Komentar miring kemabali terdengar “Aku hanya bisa mendengar suara mesin di lagu itu. SJ adalah penyanyi yang bernyanyi tanpa kemampuan dan kekurangan disana sini".


Di promosi album, Kyuhyun berusaha menari dengan gerakan kuat agar cocok dengan rhytm lagu meskipun tubuhnya masih belum sepenuhnya pulih. Namun, dia tidak menunjukkan kesakitan dan tetap tersenyum bahagia di semua program yang diikuti.


Marry U, hit single kedua Setelah don’t don juga tidak sepopuler seperti yang diharapkan. SJ mengakhiri pertunjukan album 2 mereka dengan ini.
Dari sudut perspektif mereka dihakimi, memberi SJ dan ELFs waktu yang sulit.
Untuk menghindari Super Junior disalahkan akibat tindakan ELFs, ELFs memulai proyek yang disebut “becoming a kindhearted ELFs”.
Merka mulai berusaha menanggapi semua kritik dengan sikap memaafkan.


Babak baru dimulai..

Pemain biola yang muncul di video klip ‘Don’t don’ menjadi penampakan yang asing dan tersebar rumor dia akan bergabung masuk ke SJ. ELF-pun kemudian melakukan tindakan protes dan hasilnya gerakan ‘the defence of 13’ dimulai pada January 2008. Dan mengeluarkan dana $1,000 untuk membeli 1% saham SM guna mendapatkan suara atas kepemilikan SuperJunior.


Dengan banner beraneka rupa, mereka mulai meneriakkan slogan ‘13’ dan selama beberapa pecan aksi ini terliput di berbagai media cetak dan surat kabar maupun secara online di dunia maya. Dan lagi – lagi mereka diserang kritikan..


“ Pikirkan penduduk di sekitar sini, tindakan kalian semuanya itu Non-sense !”


Kembali masalah datang dengan insiden “kebohongan” Eeteuk.

Orang – orang yang tidak mengerti duduk permasalahannya memaki eeteuk dan menyalahkan ELF atas tindakan mereka yang “semena – mena”. ELF tidak bisa berkata apa – apa dan hanya bisa meminta maaf kesekian kalinya pada Kim Yu-Na. Eeteuk ikut menyampaika permintaan maaf lewat 'Kiss The Radio'.

Hanya karena lelucon biasa, ia terpaksa berkorban karena ditekan berbagai pihak, orang melihat ia menangis di belakang panggung tapi dihadapan fansnnya ia menunjukan sikap pantang menyerah.

Akhirnya ‘Super Junior M’ tampil di muka public dengan Henry and Zhoumi.
ELF memantau mereka memasuki pasar music di China untuk mengantisipasi adanya alasan baru bagi SM untuk memasukan member yang baru.

Beberap bulan kemudian di 2008, ‘Super Junior Happy’ dibentuk. Sub unit ini tidak terlalu sukses tapi syukurlah orang tidak menyorot tajam dengan kritikan mereka. Dibagi menjadi 2 unit, SJM di China dan Suju H di korea dan Jepang. sulit sekali mencari kesempatan agar mereka bisa kembali berkumpul lengkap.


Setelah menunggu selama satu tahun setengah, Super Junior kembali dengan album 3 mereka “Sorry Sorry ‘pada Maret 2009.

“Sorry Sorry membuat mereka menjadi sangat populer di seluruh Korea dan penggemar pun semakin banyak. Disc itu terjual lebih dari 200.000 eksemplar pada tahun 2009, dan meraih popularitas sangat tinggi.


Berpikir bahwa semuanya berjalan dengan mulus, Kangin tiba- tiba diberitakan keterlibatan dalam insiden kekerasan sangat mengejutkan. Lepas dari kasus pemukulan, Kang In tidak bisa mengelak dari overdrinking dan menyebabkan tabrakan beruntun.

Sekali lagi, ini membuat anggota Super Junior dan ELFs merasa lelah.
Jelas, dia telah melakukan sesuatu yang salah.


Namun, kebenaran itu terdistorsi oleh liputan pers.
Hanya anggota Super Junior, ELFs dan teman dekat SJ yang tahu yang sebenarnya.
Selama Kang In Hiatus di depan layar, konflik Han Geng dan SM sontak meledak.
Slave contract … Han Geng.... dan SM.


Jelas, ini bukan kesalahan Han Geng’s. Ini murni kontrak budak dan sangat serius.
kontrak ini lebih tidak masuk akal, dibandingkan dengan TVXQ.
Ini adalah perjanjian tidak masuk akal dimana 98% dari pendapatan Super Junior, SM mengalokasikan untuk Perusahaan.

Ketika itu dipublikasikan, Super Junior kembali dicemooh.
ELF kemablai menghadapi masa sulit.

“Oh, 13 ? bukannya Kibum sekarang beralih ke Opera sabun, Kanginsiden dan solo Hee Chul itu dan insiden Han Geng datang lagi … kepala ku sakit memikirkan masalah ini, lebih baik kalian bubar.”

Beberapa pesan berbunyi demikian “Tak seorang pun akan menyadari kehilangan beberapa anggota, saranku adalah mengapa tidak membubarkan Super Junior karena mereka tidak memiliki potensi … Mereka menyanyikan lagu-lagu yang benar-benar aneh”

Han Geng pun tak luput dari amarah fans.
Pendapat dari ELFs Cina, “Mengapa tidak kembali ke negara sendiri, toh dia menderita di negara lain?”
Namun, ELFs Korea dengan tegas membela 13 orang ini.

Ini adalah perang antara ELFs. perang tak terlihat.


Kang In, Ki Bum dan Han Geng tidak muncul dalam semua upacara penghargaan.
Hanya 10 orang berpartisipasi dalam upacara-upacara penghargaan.


Di acara penghargaan, mereka tidak bisa menyebutkan nama anggota yang hilang. Karenanya, Leeteuk hanya bisa mengucapkan terima kasih diikuti kalimat ….”termasuk 3 members yang tidak berada disini”.


Perjalanan karir mereka jauh lebih liku dan sulit dilewati daripada yang lain.

“13-people large-scale group Super Junior ?” AF (anti fans) menyebutnya grup tidak jelas dengan 13 orang didalamnya. Orang yang tidak tahu kerap menyalahkan mereka tanpa melihat kebenaran sesungguhnya. Bahkan sebuah kue ulang tahun-pun bisa menjadi percik persoalan serius.


Mereka hanya bisa minta maaf.

Kami, para ELFs jauh lebih riuh dari para anggota SJ yang berada di bawah lampu spot meskipun kami berdua sama – sama memiliki kesalahan masa lalu.
Bila ingin marah, maka silahkan caci makilah kami para ELFs.
Mereka sudah dirundung banyak masalah janganlah membuat mereka untuk kembali meneteskan airmata.


Setiap saat , Super Junior tidak bisa mengatakan keinginan mereka yang sebenarnya.


Setiap saat, Super Junior tidak dapat mengeluarkan keluhan mereka sepenuhnya.


 Cobalah untuk tidak menghakimi mereka dari sudut perspektif.


Perlakukan mereka sebagai “manusia” dengan perasaan, bukan kelompok orang yang dikeluarkan dari gudang SM.


Super Junior isn’t a group with happy and biggest smiles, seperti yang selalu dilihat di layar kaca.


Sebaliknya, bersembunyi di balik senyum mereka, mereka menangis karena takut bahwa mereka akan melibatkan para fans dalam setiap masalah.

Bertindak sangat bahagia sepanjang waktu, Super Junior itu menyedihkan. Karenanya, ELF menerima setiap amarah yang datang.


Hanya mampu mempertimbangkan … “oh, mereka itu sentimental”, Itu sudah cukup.


Super Junior and ELFs, Fighting!

posting ini bukan untuk membuat kalian berpikir Super Junior itu menyedihkan atau apa,


hanya berharap untuk melihat ke depan dan melakukan yang lebih baik setelah melihat jelas di masa lalu.

This year, the fifth album is coming. It’s the era of Super Junior and ELFs !


The banner wrote”I love you, Thank you, Together forever”..


Never treat SUJU as entertainment.

They are our family, our beloved one.

SJ13+ELF=ONE


sourch : @facebook achyntya angyalevi paramita [with edit]

Sabtu, 08 Januari 2011

I'M JUST NOTHING [prolog]

Kini aku berdiri di barisan paling belakang. Didepanku terdapat kerumunan orang berbaju hitam yang sedang meratapi kepergian seorang anak laki-laki yang mungkin sepertinya terlihat sangat berharga bagi mereka. Bahkan jasad yang terbungkus kain putih tersebut sudah tak dapat terlihat karena sudah terurug tanah makam. Hanya aku yang terlihat memakai pakaian putih disini. Perlahan, satu per satu orang mulai bepergian. Sampai pada akhirnya hanya tersisa seorang ibu cantik yang sedang menangis sesegukan sambil memeluk nisan dan seorang laki-laki gagah separuh baya memeluk ibu tersebut di sampingnya.

Sebenarnya aku paling tidak tahan melihat seorang wanita menangis seperti itu. Ingin sekali aku memeluknya tapi itu tidak mungkin. Aku mendekatinya dan duduk di depan mereka di samping makam. Kuraba batu nisan yang tertancap di tanah. Ya, aku tahu jelas siapa yang terurug di bawah tanah makam ini. Tak jauh dari makam aku melihat seorang laki-laki tampan yang sangat aku kenali berdiri di samping pohon. Dia sahabat terbaikku, eunhyuk. Matanya terlihat sangat bengkak. Bahkan sekarangpun butir-butir air mata masih terlihat jelas jatuh di pipinya. Dan kemarin adalah hari terakhir aku tertawa bersamanya....

~~PROLOG END~~

>>>TBC<<<

ff SHINee part 13

MUMU’S POV

Aku, aichan, taerii dan jiyong, namja chingunya aichan sedang bercanda-canda tentang bagaiman masa depan riyya bersama onew oppa. Ini pertama kalinya aichan mengenalkan jiyong pada kami. Saat kami masih asik 
bercanda, taemin datang dengan jas dan jeans hitamnya kearah kami.

“anyoung !” sapanya.

“anyoung jagi~ ternyata kau tidak kalah tampan dari minho” ucap taerii lalu taemin mencium kedua pipinya.

“oh minho sudah datang ? dimana dia ?” tanyaku lalu menatap aichan yang tampak tidak peduli sama sekali dengan perkataanku.

“dia sedang bersama oemmaku di atas. Biasa teman lama. Hahaha” ucap taerii dengan wajah sumringah. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan bahwa dia sedang sakit serius.

“oh ya mumu-ssi. Tadi ada yang ingin bertemu denganmu. Dia menunggumu diluar” ujar taemin padaku.

“mwo ? nuguya ?” taemin hanya menggeleng menjawab pertanyaanku. Lalu aku menuju keluar rumah taerii yang terlihat sangat ramai, lalu mulai mencari-cari orang yang dimaksud taemin.

“aissshh pabonya aku ini ! bagaimana aku bisa tahu siapa yang sedang mencariku kalau aku saja tidak tahu sama sekali siapa yang mencariku” ucapku menepuk jidatku keras.

“memangnya kau sudah lupa denganku ?” lalu seorang namja berbicara dari belakangku. Suaranya yang aku kenal namun sudah lama sekali aku tidak mendengarnya.

“jonghyun oppa ?! OPPA !!!!” ucapku kaget. Dia merentangkan tangannya lalu aku memeluknya erat.

“mian aku tidak mengabarimu sebelumnya” ucapnya mengelus rambutku lembut.

“bogoshipoyo oppa !” ucapku menangis di dadanya.

“aku juga merindukanmu mumu. Sangat merindukanmu” ucapnya memegang kedua pipiku lalu mencium bibirku dalam dan lembut.

“kapan oppa tiba ? kenapa tidak menghubungiku terlebih dulu ?” ucapku melepas ciumannya.

“aku baru saja tiba tadi malam. Keadaan appa sudah sangat sehat jadi aku bisa kembali lagi kesini”

“tapi oppa harus janji. jangan pergi dari sisiku lagi ya !” ucapku merengut.

“yap aku janji ! apa kau mau bukti ?” tanya jonghyun oppa lalu berlutut di depanku.

“oppa kau ini sedang apa ? ayo berdiri !” ucapku merasa tidak enak dengannya.

“aku hanya ingin membuktikan kepadamu jika aku benar-benar menyayangimu dan tidak akan meninggalkanmu lagi” ujarnya lalu mengeluarkan kotak merah kecil dari kantong jasnya lalu membukanya.

“b..bwo ? apa ini oppa ?” tanyaku bingung melihat cincin emas putih di dalamnya.

“sekarang aku sedang melamarmu. Maukah kau menerimaku ?” aku membekap mulutku lalu memandang matanya. Wajahnya terlihat benar-benar serius.

“oppa jeongmalyo ?” tanyaku meyakinkannya.

“ne’ jeongmal ! maukah kau menjadi istriku kim mumu ?” air mataku mulai membendung lalu aku manarik tangannya untuk berdiri.

“dengan senang hati oppa !” ucapku. Lalu jonghyun oppa menarik tangan kiriku dan memakaikan cincin emas putih itu di jari manisku.

“setelah pulang dari sini, aku akan langsung menemui orangtuamu !” aku kembali memeluknya erat dan untuk kesekian kalinya, aku kembali menangis di dadanya.

“saranghaeyo !” ucapnya

“na do saranghaeyo oppa !”

AICHAN’S POV

Setelah acara resmi pertunangan riyya dan onew oppa selesai, aku menuju ke tempat makanan untuk mengambil beberapa kue yang ada disana bersama jiyong.

“hey kau sedang melihat apa ?” tanyaku pada jiyong yang sedang menatap serius ke depan.

“jagi~ kenapa sejak tadi namja itu selalu melihat ke arah kita ?” Tanya jiyong dengan pandangan menghadap beberapa meter didepan kami.

“bwo ?” aku mengikuti pandangan jiyong lalu menemukan minho yang sedang menatap kosong ke arahku.

“sudahlah. Mungkin dia . . .”

“dia minho ya ?” tanyanya memotong kalimatku.

“hmm ne’” ucapku pelan sambil menunduk. Aku kaget karena tiba-tiba jiyong berjalan ke arah minho berdiri.

“aigoo apa yang akan dia lakukan ?” tanyaku kalut dalam hati.

“anyoung ! kwon jiyong imnida~” sapa jiyong lalu menyalami tangan minho.

“choi minho imnida~ !” saut minho sambil tersenyum ke arah jiyong Lalu dia menatapku dengan tatapan dingin.

“maaf aku harus pergi kesana” ucap minho kepada jiyong lalu membungkukkan badannya.

“ne’ anyoung !” ucap jiyong membalas bungkukkan badannya.

“ternyata dia tidak seperti yang aku kira. Kenapa kau begitu membencinya jagiya~ ?” tanyanya sambil menatap 
mataku dalam. Aku hanya diam tidak bisa menjawab pertanyaan yang membuat hatiku berdegup kencang 
barusan.


TAERII’S POV

“wah bahagianya jadi riyya. Beruntung sekali dia bisa mendapatkan onew oppa yang begitu mencintainya !” kataku iri pada riyya yang terlihat menyalami para tamu yang datang dengan wajah sumringah yang di sampingnya terdapat onew oppa yang selalu menemaninya sejak tadi.

“memangnya kamu tidak senang sudah punya aku ?” ucap taemin cemberut.

“ani~ bahkan aku lebih beruntung karena memilikimu jagi~” jawabku sambil memegang pundaknya.

“wae ?”

“mollaseo ! hihihihi”

“kau ini !” ucap taemin mencubit pipiku.

“sayang ! oemma membawa kejutan untukmu !” oemma menghampiriku dengan di ikuti seorang namja di belakangnya. Hatiku jadi berdegup cepat walaupun aku tidak tahu saipa namja itu. Aku sama sekali tidak mengenalinya.

“kamu disini bersama taerii dan taemin dulu ya. Sayang oemma kesana dulu ya ! masih banyak tamu yang harus oemma sapa” oemmapun pergi meninggalkan kami bertiga dalam keadaan bingung. Aku terus menatap namja itu untuk berusaha mengenalinya.

“jagi~ siapa dia ?” bisik taemin pelan di teligaku.

“aku tidak tahu jagi~” jawabku tidak kalah pelan dari suaranya.

“anyoung hasimnika~ !!”  ucapnya lalu membungkukan badannya didepanku dan taemin. Lalu kami membalas bungkukannya.

“nuguseyo ?” tanyaku masih menatap wajah namja itu lekat.

“taerii-ah ! kau tidak tahu siapa aku ?” tanyanya sambil melambai-lambaikan tangan di depan wajahku.

“mollaseo” jawabku singkat.

“jeongmalyo ? aigoo ! kau ini benar-benar ya. Sejak dulu tidak pernah berubah” ucapnya menepuk-nepuk kepalaku pelan. Aku yakin kenal dengan orang ini tapi aku tidak tahu siapa dia.

“yaa aku lee hyukjae ! eunhyuk ! masa kau lupa padaku ?”

“eunhyuk ? eunhyuk siapa ?” tanyaku menggaruk-garuk kepalaku yang masih bingung.

“ini ! kau lihat ini !” ucapnya sambil menunjukkan bekas luka jahitan di jidatnya yang tertutup poninya.

“MIR !!!!” aku langsung melemparkan tubuhku ke pelukannya dan memeluknya erat.

“aaaa jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi. Namaku kan eunhyuk bukan mir !”

“hah memang namamu eunhyuk ? aku tidak pernah tahu kalau namamu eunhyuk !” ucapku tidak yakin.

“apa kau juga lupa ? hanya kau dan oemmaku yang memanggilku mir. Kau memanggilku mir karena kau hanya mengikuti oemmaku kan ? Aku juga tidak tahu dapat dari mana nama itu” jelas mir, eh maksudku eunhyuk.

“arra arra ! pantas saja aku seperti mengenalmu tapi aku tidak tahu kau siapa hahaha”

“ya sudah, yang penting kau sudah ingat kan ? oh ya, siapa dia ? kau belum mengenalkannya padaku” ujarnya 
sambil menatap taemin yang sejak tadi hanya diam melihat tingkah aneh kami berdua.

“dia lee taemin, namja chinguku. Jagi~ dia eunhyuk . . .”

“atau lee hyukjae. Kami sudah kenal sejak kami masih kecil” potongnya lalu membungkukkan badannya dan 
taemin membalas bungkukkannya.

“marga kalian sama-sama lee jadi kalian harus berteman dekat yaa ! ya kan pangeran ?” tanyaku pada eunhyuk yang hanya cengar-cengir melihatku.

“ya tuan putri !” jawabnya meraih tanganku lalu menciumnya lembut. Aku langsung melepasnya karena aku ingat bahwa taemin masih disini.

“pangeran ? tuan putri ?” Tanya taemin dengan wajah bingungnya.

“iya jadi waktu umur kami masih 5 tahun, aku sering bermain dengannya. Dia jadi pangeran dan aku tuan putrinya. Tapi tenang saja kau tidak usah khawatir, pangeranku sekarang kan kau jagi~” ucapku menjelaskan pada taemin. Eunhyuk hanya mengangguk-angguk setuju dengan penjelasanku.

“dongsaeng-ah ! kau dan eunhyuk di panggil oleh appa di kamar. Sebaiknya kalian cepat kesana karena sepertinya mereka ingin membicarakan hal penting” ucap onew oppa cepat. Riyya yang berdiri di belakang oppa sambil menggandeng tangan oppa hanya tersenyum ke arah kami.

“uhmm taemin ?”

“appa hanya menyuruhku untuk memanggilmu dan eunhyuk. Taemin-ah, mian” ujar onew oppa pada taemin.

“gwenchanayo hyung. Jagi~ sebaiknya kau cepat pergi !” ucapnya sambil memandang bergantian ke arahku lalu ke arah eunhyuk. Onew oppa dan riyya sudah pergi ke tempatnya semula.

“kkaja ! palli !” eunhyuk menarik tanganku pelan.

“taemin-ah ! aku tidak akan pergi lama” ucapku pada taemin. Taemin hanya tersenyum memandangku yang mulai menjauhi dirinya. Tapi kenapa perasaanku jadi begini ? seakan-akan aku tidak ingin pergi dari sisi taemin. Aku menoleh ke belakang tempat dimana tadi taemin berdiri, namun sosoknya sudah pergi menghilang entah kemana.

=====

Aku dan eunhyuk tiba di kamar appa. Di dalam terdapat orang tua eunhyuk dan orang tuaku juga.

“anyoung haseyo !” ucapku dan eunhyuk sambil membungkuk di hadapan orangtua kami. Aku duduk di kursi kosong sebelah oemma dan eunhyuk duduk di kursi kosong di sebelah oemmanya.

“waah taerii, sekarang kau sudah tumbuh menjadi yeoja yang cantik ya” ucap oemma eunhyuk.

“kamsahamnida~” ucapku pelan sambil menundukkan kepalaku.

“ya sudah langsung saja ya, karena waktu yang sedikit dan appa masih punya tamu yang menunggu di luar. Eunhyuk… taerii… “ appa berhenti. Oemma memegang pundakku pelan lalu tersenyum miris kepadaku. Aku mulai merasakan atmosfer aneh melihat tingkah laku orangtuaku dan orangtua eunhyuk. Tiba-tiba saja, tanpa kuketahui sama sekali sebabnya, jantungku berdegup sangat cepat. Aku mengepalkan telapak tanganku yang mulai terasa mendingin.

“ne’.. ada apa appa ?” tanyaku lirih.

“minggu depan . . .” appa berhenti melanjutkan kalimatnya karena pandangan oemma kearah appa. Pandangan yang sama sekali tak dapat aku artikan.


>>>TBC<<<